Malu pasangan bekerja sebagai ...?
Forum • Persahabatan dan hubungan
-
19 Februari 2018
Kalo dah sampe ke hati, ini akan sulit.... dan mau tidak mau harus siap kedepannya, jangan pernah menyesalinya karna dari awal sudah mengetahuinya... intinya jangan main api kan terbakar nanti...
-
19 Februari 2018
DEBORA588 tulis:
Dulu mantan saya kurir, gajian dalam bentuk cash, gaji di bawar umr, kerja serabutan juga sana sini biar dapat uang tambahan, saya sering nemenin dia antar barang/invoice ke toko2, karna pacaran sama dia, saya jadi tau jalan2 tikus di jakarta, well kami tak dapat restu bukan karna pekerjaan dia sih, tp karna beda suku.
Tetangga saya di tolak beberapa pria hanya karna dia lulusan sma dan bekerja sbg spg di Ra*a**na, kaka ini cantik. Si pria hanya blg akh malu kl punya istri jadi spg.
Bahkan di sekolah minggu saat saya bertanya apa pekerjaan ayah kalian, salah satu murid saya menangis, karna dia blg bapak saya kerja nya nagih2 ke orang, ternyata debt collector kelas kakap dgn sasaran penagih hutang milyaran (tau setelah ngobrol dgn mamak nya).
Supaya nda malu sebelum jadi "pasangan" ya di kenali dulu bibit bobot bebet nya, jangan sampai sudah jadi pasangan baru tahu dan akhir nya malu dan bingung sendiri bagaimana kalau orangtua tidak merestui karna pekerjaan pasangan.
Kadang sulit yah menerima perbedaan. Padahal cinta tdk mengenal itu semua.
-
19 Februari 2018
Kl saya tidak malu , apapun kerjaan pasangan , saya anggap itu adalah rejeki dari Tuhan yang harus kita syukurii , kebahagiaan kita bukan karena pasangan yang bertitel , berdasi , berkedudukan tinggi di kantoorr.karena aku pikir semua itu adalaahhh titipan dari Tuhan
Jadi kl sayaa sederhana tapi hidup bahagiaa , dari pada punya segalanya , tapi neraka dunia .
-
22 Februari 2018
Jgnlah mencari kesempurnaan...krn kita pun tak sempurna (konteks pekerjaan)
-
23 Februari 2018
Tentu tidakk ,,,terima saja...sukses memiliki $$$ belum tentu sukses dalam menikmatinya. Kebahagiaan datang disaat kita tidak memandang muka.
-
23 Februari 2018
Secara pribadi, aku gak akan malu pasangan bekerja sebagai apapun. Asalkan pekerjaan yg legal, halal, dan jelas.
Kesuksesan pun tidak memandang profesi kan.. dan Tuhan bisa kasi berkat lewat profesi/pekerjaan apa aja.
Tapi, seringnya, orang tua lah yang bermasalah tentang profesi si pasangan itu. Mungkin karena mereka lebih memikirkan kesejahteraan anakny kelak saat mereka menikah.
-
23 Februari 2018
bekerja yg bertentangan dgn kehendak Tuhan. Bertentangan dgn hukum.
Selain itu tdk ada yg perlu dirasa malu.
-
23 Februari 2018
Harus nya malu itu jika pasangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta dan tahta , .
-
25 Februari 2018
SUSI954 tulis:
Harus nya malu itu jika pasangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta dan tahta , .
Kalau menghalalkan segala cara untuk mendapatkan atau mempertahankan lawan jenis/pasangan?
-
25 Februari 2018
Pertanyaan yang pas nih sama pekerjaan saya.
-
26 Februari 2018
Mandor kawat. :D
-
26 Februari 2018
Yang penting profesinya bukan koruptor
-
26 Februari 2018
WAHYU315 tulis:
Pertanyaan yang pas nih sama pekerjaan saya.
pekerjaannya apa mas?
26 Februari 2018 diubah oleh ZEGA376
-
26 Februari 2018
ZEGA376 tulis:
Kalau menghalalkan segala cara untuk mendapatkan atau mempertahankan lawan jenis/pasangan?
Tergantung lawan jenis , pantas gk untuk di pertahankaan , agar gk sia sia perjuangan kita .
-
2 Maret 2018
Sebelum memulai hubungan, carilah pasangan yang seimbang..
-
2 Maret 2018
SAYA MALU PUNYA PASANGAN YANG BEKERJA SEBAGAI
perdana Menteri
yang kerjanya cuma bisa ngurus negara
sungguh Memalukan
Bhahaha (saya nya yang memalukan ya ^0^)
-
21 Maret 2018
Tidak malu bekerja apa saja asalkan halal, daripada berharap & meminta kepada orang lain.
-
21 Maret 2018
Semua pekerjaan mulia asal kita selalu mensyukuri seberapun hasil yang kita dapatkan, dan itu akan terasa nikmat ..dan tentu saja semuanya dengan jalan yang benar ..
-
21 Maret 2018
Tidak baik pekerjaan dengan cara menghalalkan(pengaruh eraglobalisasi masa kini banyak pekerja menghalalkan berbagai cara dan menikmatinya yang ahirnya itu haram)
Jadi Apapun pekerjaannya yang penting halal
-
21 Maret 2018
Buat saya sih krj apa saja yg penting halal. Tp kadang saya sendiri yg jd minder apa pasangan akan menerima saya dgn pekerjaan saya sbg buruh apalagi nanti kalo sdh menikah, hamil & punya anak kalo akhirnya saya tdk bekerja krn lbh memilih mengurus anak & kluarga apakah pasangan saya tdk keberatan & memandang sebelah mata kpd saya krn saya tdk punya penghasilan lg. Pernah saya dekat dgn seorg pria dia msh merintis karir, sbenernya buat saya tdk apa2 krn saya akan berjuang bersama2 dari bawah tp stelah beberapa wkt saya kenali orgnya kasar, temperament tinggi akhirnya saya memilih utk tdk melanjutkan hub lagi. Saya tdk berani resiko nanti kedepannya bila harus berhadapan dgn org spt itu.
-
21 Maret 2018
LISNARINAA355 tulis:
Tidak baik pekerjaan dengan cara menghalalkan(pengaruh eraglobalisasi masa kini banyak pekerja menghalalkan berbagai cara dan menikmatinya yang ahirnya itu haram)
Jadi Apapun pekerjaannya yang penting halal
dan minumnya teh botol sos..