Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Jika Seorang Cowok Menegaskan 2 Aturan Ini

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 43    Ke halaman:  1  2  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 29 Desember 2017

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

    29 Desember 2017 diubah oleh ANITA089

  • CHRISTIAN701

    29 Desember 2017

    kalau saran saya soal anak/ keturunan itu perkara / masalah khusus tidak boleh dicampurin dengan urusan lainnya. itu menyangkut Tuhan dan Tuhan lah yang memberikan keturunan. tapi kalau penghasilan bisa dirundingkan bersama. dan terakhir jangan kaitkan anak dengan penghasilan. bisa saja punya anak tapi penghasilan minim / tidak punya apa-apa. intinya selalu libatkan Tuhan dahulu dalam segala hal. baik itu masalah kehidupan.

    29 Desember 2017 diubah oleh CHRISTIAN701

  • LENAKOPPEN081

    29 Desember 2017

    Jelas aku tdk akan memilih pria jenis ini.

    Bagiku menikah kelak adalah utk kebahagiaan, bahagiaku akan lengkap bila memiliki keturunan (kecuali sdh ditakdirkan olehNya ga pnya keturunan itu lain cerita).

    Alasan tdk ingin punya anak krn keterbatasan penghasilan (contoh org yg tdk mw berjuang) makanya klu udh tw penghasilan kurang, keduanya harus bekerja bkn malah meminta si wanita hanya di rumah saja mengurus RT.

    Klu mslh anak dr alm istri ya semampu kt hrs dibesarkan dgn baik di depan kt jgn merepotkan kakek nenek utk mengurusnya (tdk cukup kah mereka repot membesarkan Anda?)

    ANITA089 tulis:

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

    29 Desember 2017 diubah oleh LENAKOPPEN081

  • 29 Desember 2017

    Apakah alasan tidak ingin punya anak termasuk terganggu saat rekreasi? Memang rekreasinya mau kemana sampai berpikir ada bayi/anak kecil bisa mengganggu? Dari pendapatan yg di terima ( Rp 5jt) itu berapa yg dikirim.ke kampung? Kalo dikirimnya Rp 3 jt, sebaiknya pihak wanita tetap bekerja. Kalo seharian di rumah membersihkan, masak, nyuci ndak sampe siang sudah kelar. Kecuali rumahnya punya pekarangan luas dan bangunan rumahnya besar ya butuh waktu buat membersihkan.

    Kalo buat saya; keinginan tidak punya anak bisa saya terima tetapi saya tetap ingin bekerja. Bila hal itu (tidak bekerja) menjadi ' harga mati' tampaknya saya dan dia cuma bisa jadi teman.

    29 Desember 2017 diubah oleh KATHARINA781

  • KALEB643

    29 Desember 2017

    ANITA089 tulis:

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

    Kalah donk ma orang berpenghasilan rendah masih mampu nyekolahin anak sampe tinggi.

    Soal duid bisa dikomunikasikan bersama. Soal anak dari mendiang sebelumnya disyukuri & cari solusi bersama tuk kedepannya,  jangan ditelantarin

  • LEO964

    29 Desember 2017

    ANITA089 tulis:

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

    menurut ku untuk wanitanya katakan tidak karena masih pdkt/masih ada 2 manusia yg belum dipersatukan Tuhan,,,,tapi klo ini terjadi didalam rumah tangga,,tegurlah suaminya karena didalam permasalahan rumah tangga tidak boleh menyelsaikan jangan ada kata kamu atau aku tapi kita(karena sudah dipersatukan Tuhan) jadi memcahkan masalahnya harus 2orang biar tidak saling menyalahkan seandainya masalahnya tidak terselesaikan atau tambah runyam,,,bila perlu menegur suaminya didukung dengan ayat"alkitab diperjanjian lama dan baru semuanya ada dijelaskan

    note:saya lupa kitab apa saja yg menjelaskan itu semua

  • EBTA253

    29 Desember 2017

    Kalo aku pribadi gak mau kak karena pekerjaanku adlh sebagian dr hidupku dan aku juga pengen punya anak 2. Emang sih ada cowok yg gak mau istrinya kerja, semua kembali kpda kesepakatan bersama. Kalo si cwok bilang gitu ya betul jg jd bisa tau bagaimana keinginan kedua belah pihak, komunikasi dlu biar gk bertengkar klo nanti dilanjutkan saat menikah.. Masalah anak dr istrinya yg dlu itu sebaiknya dirawat sendiri ya jgn dititipkan neneknya, aku kasihan kalo lihat sperti itu bagaimanapun kondisi keuangan Tuhan psti cukupkan, si anak gk dpt didikan dan kasih sayang ortu dan kebanyakn nenek kakek itu trlalu memanjakannya jd krg pas jg mnrutku

    29 Desember 2017 diubah oleh EBTA253

  • 29 Desember 2017

    KATHARINA781 tulis:

    Apakah alasan tidak ingin punya anak termasuk terganggu saat rekreasi? Memang rekreasinya mau kemana sampai berpikir ada bayi/anak kecil bisa mengganggu? Dari pendapatan yg di terima ( Rp 5jt) itu berapa yg dikirim.ke kampung? Kalo dikirimnya Rp 3 jt, sebaiknya pihak wanita tetap bekerja. Kalo seharian di rumah membersihkan, masak, nyuci ndak sampe siang sudah kelar. Kecuali rumahnya punya pekarangan luas dan bangunan rumahnya besar ya butuh waktu buat membersihkan.

    Kalo buat saya; keinginan tidak punya anak bisa saya terima tetapi saya tetap ingin bekerja. Bila hal itu (tidak bekerja) menjadi ' harga mati' tampaknya saya dan dia cuma bisa jadi teman.

    Rekreasinya itu ke pantai, duduk sambil bercengkerama di sana. Bisa jg kalo dianya abis gajian ya makan di mal sesekali. Jika ada THR, mungkin bs disisihkan tuk keluar kota.

    Yg dikirim ke kampung sekitar Rp 2.8 juta per bln. Rmh nya? Yaah kurang lbh 8x8m, sdh termasuk hlm nya 3 x 2 m.

    Loh sis, klo ga salah sis prnh bilang di forum lain justru sis ingin pensiun dini?

  • 29 Desember 2017

    CHRISTIAN701 tulis:

    kalau saran saya soal anak/ keturunan itu perkara / masalah khusus tidak boleh dicampurin dengan urusan lainnya. itu menyangkut Tuhan dan Tuhan lah yang memberikan keturunan. tapi kalau penghasilan bisa dirundingkan bersama. dan terakhir jangan kaitkan anak dengan penghasilan. bisa saja punya anak tapi penghasilan minim / tidak punya apa-apa. intinya selalu libatkan Tuhan dahulu dalam segala hal. baik itu masalah kehidupan.

    OK. Imanmu kuat sekali. Ya, mari kita dengar kata2 Tuhan.:-):up:

  • 29 Desember 2017

    LENAKOPPEN081 tulis:

    Jelas aku tdk akan memilih pria jenis ini.

    Bagiku menikah kelak adalah utk kebahagiaan, bahagiaku akan lengkap bila memiliki keturunan (kecuali sdh ditakdirkan olehNya ga pnya keturunan itu lain cerita).

    Alasan tdk ingin punya anak krn keterbatasan penghasilan (contoh org yg tdk mw berjuang) makanya klu udh tw penghasilan kurang, keduanya harus bekerja bkn malah meminta si wanita hanya di rumah saja mengurus RT.

    Klu mslh anak dr alm istri ya semampu kt hrs dibesarkan dgn baik di depan kt jgn merepotkan kakek nenek utk mengurusnya (tdk cukup kah mereka repot membesarkan Anda?)

    Semoga jika anak itu mau tinggal dng ibu tirinya, hubungan dng ibu tirinya baik. Dari pengalamanku sbg ibu tiri, itu merupakan tantangan jika ibu tiri hrs menyesuaikan diri dng anak tiri laki. Dng anak tiri wanita, lbh mudah. Demikian jg, ada cerita2 di mana ayah tiri sulit menyesuaikan diri dng anak tiri wanita, namun sedikit lbh mudah penyesuaiannya dng anak tiri pria.

  • 29 Desember 2017

    EBTA253 tulis:

    Kalo aku pribadi gak mau kak karena pekerjaanku adlh sebagian dr hidupku dan aku juga pengen punya anak 2. Emang sih ada cowok yg gak mau istrinya kerja, semua kembali kpda kesepakatan bersama. Kalo si cwok bilang gitu ya betul jg jd bisa tau bagaimana keinginan kedua belah pihak, komunikasi dlu biar gk bertengkar klo nanti dilanjutkan saat menikah.. Masalah anak dr istrinya yg dlu itu sebaiknya dirawat sendiri ya jgn dititipkan neneknya, aku kasihan kalo lihat sperti itu bagaimanapun kondisi keuangan Tuhan psti cukupkan, si anak gk dpt didikan dan kasih sayang ortu dan kebanyakn nenek kakek itu trlalu memanjakannya jd krg pas jg mnrutku

    Wow, semoga kamu siap jika hrs punya 2 anak kandung dan ada anak tiri jg di rumah yg sama. Ketika masih gadis, aku pernah nikah dng pria yg sdh punya anak...dan menjadi ibu tiri itu penuh tantangan. Ibu tiri lbh mudah menyesuaikan diri dng anak tiri wanita, drpd anak tiri laki. (Itu pengalamanku) Mungkin sm dng ayah tiri. Ayah tiri lbh mudah menyesuaikan diri dng anak tiri pria drpd anak tiri wanita. Penyesuaian anak tirimu dan anak kandungmu jg perlu kerja keras kali ya, jika mereka kenalnya di saat salah 1 dah cukup gede (misalnya usia TK ke atas) tuk mengerti bhw mrk bukan sdr kandung.

    29 Desember 2017 diubah oleh ANITA089

  • 29 Desember 2017

    ANITA089 tulis:

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

    klo soal kerja okelah... Meskipun klo si cew mang mau kerja jgn deh si cow jdi batu sandungan... Klo soal anak yg ga banget... Mang si cew ga pengen punya anak ya?

    Btw ini pengalaman pribadi kah? Sedang berlangsung?

  • TRISH197

    29 Desember 2017

    Saya mah ga mau kak Nita.

    1. Nyuruh saya ga kerja. Penghasilan 5 juta per bulan????? Hhmmmmm... Tinggal d Jakarta.. Hhhmmmmm???? Serba ngepas dong Hehehee. Jujur aja sih Kalo saya ga bisa.  Juga Terlepas apakah saya uda punya anak atau belum. Kalau memang kebutuhan tercukupi yah gapapa tapi kalo ga tercukupi ga ada salahnya si cew bantu lah ya. Tanpa melalaikan tugas sebagai seorg istri.

    2. Ngelarang punya anak..wah ngawur.... Anak itu anugrah. Tau kan definisi anugrah. Yang mestinya kita ga dikasih tapi dikasih.

    Wes... Ga usa dilanjut pedekatenya. Mumet kak hahahahaha.

  • LENAKOPPEN081

    29 Desember 2017

    Iya benar kak

    Tp itu adalah tantangan yg hrs diterima ketika memutuskan utk menikah dgn pria/ wanita single parent..

    Yg pntg ttp semangat & berdoa utk dimudahkan segalanya.

    ANITA089 tulis:

    Semoga jika anak itu mau tinggal dng ibu tirinya, hubungan dng ibu tirinya baik. Dari pengalamanku sbg ibu tiri, itu merupakan tantangan jika ibu tiri hrs menyesuaikan diri dng anak tiri laki. Dng anak tiri wanita, lbh mudah. Demikian jg, ada cerita2 di mana ayah tiri sulit menyesuaikan diri dng anak tiri wanita, namun sedikit lbh mudah penyesuaiannya dng anak tiri pria.

  • RIDHO359

    29 Desember 2017

    Sy mah, gak mau ama cowo kyk gitu dan jenis macam2 cowo lainnya..

    .

    .

    .

    Sy maunya sama wanita saja

  • 29 Desember 2017

    WIRANATA681 tulis:

    klo soal kerja okelah... Meskipun klo si cew mang mau kerja jgn deh si cow jdi batu sandungan... Klo soal anak yg ga banget... Mang si cew ga pengen punya anak ya?

    Btw ini pengalaman pribadi kah? Sedang berlangsung?

    Bukan pengalaman pribadi. Cuma penasaran aja bagaimana reaksi cewek2 kalo hal ini terjadi.

  • MARINA562

    29 Desember 2017

    Kalau itu situasi saya, sy akan tinggalkan cowo itu krn:

    1. Meski dia seorg jendral, ga ada hak melarang sy bekerja. Bekerja itu bkn hanya utk dpt uang,tp juga sarana aktualisasi diri. Aplgi sdh dibiayai susah payah oleh orgtua utk pendidikanku. Masak si cowo dg gampang bilang ga usah kerja dsn diam aja dirumah?

    Aplgi penghsln hanya 5jt perbulan, itu tidak cukup bagi saya yg hidup biasa2 saja.

    2. Dia tdk mau ada anak kecil, wah perasaan yg menanggung plg berat dr adanya anak kecil itu perempuan deh,kan dia yg mengandung dan melahirkan...aneh ini cowo...

    ANITA089 tulis:

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

  • KAOSKAKI682

    30 Desember 2017

    aq pengen punya baby.. aneh kl cowok g pengen punya baby..

    masalah rezeki bisa di cari dan sudah di atur jd ga usa takut kekurangan

  • 30 Desember 2017

    Pensiun dini dr profesi saya sekarang, Sist Anita.  Mau beralih, mumpung masih belum kena pikun. Masih bisa belajar.

    ANITA089 tulis:

    Rekreasinya itu ke pantai, duduk sambil bercengkerama di sana. Bisa jg kalo dianya abis gajian ya makan di mal sesekali. Jika ada THR, mungkin bs disisihkan tuk keluar kota.

    Yg dikirim ke kampung sekitar Rp 2.8 juta per bln. Rmh nya? Yaah kurang lbh 8x8m, sdh termasuk hlm nya 3 x 2 m.

    Loh sis, klo ga salah sis prnh bilang di forum lain justru sis ingin pensiun dini?

  • OCHA999

    30 Desember 2017

    Kl di suruh jadi ibu rmh tangga ya seneng lah krn bs urus suami tp kan sebagai ibu rumah tangga bukan berarti ga bs berkreasi

    Kan byk tuh yg bs di kerjain di rumah daripada nonton sinetron atau ngegosip and maen ke tetangga mulu hehehee...

    Kl sy mah seneng2 aja sih jd ibu rmh tangga hahahaha tp ibu rumah tangga yg mandiri

    Kl sy sih tetep trm masa iya hanya karna syarat itu trus bubar

    Jaman skrg mah buat dapetin pendamping yg bertanggung jawab ga gampang

    Itu pertanyaan yg mau pergi berdua aja tanpa terganggu baby ya mungkin memang si pasangan mau berduaan kali bukan berarti ga mau punya baby kan?

    Kl ga mau punya baby krn penghasilan mah gmn ya bingung jg jwb nya wkwkwkw

    Kl dapet suami yg duda punya anak ya bersyukur lah karna Tuhan mempercayakan kita ngurusin anak org

    Lagian kl mau sama bapak nya ya harus trm anak nya lah

    Kalo sy sih mau nya anaknya ikut tinggal bareng walaupun bukan darah daging tp kan dah jadi sama bapak nya ya berarti udah anak sah atuh

    Ya kan kl dah menikah suami ksh uang bulanan kl ada sisa di simpan buat bantu kirim untuk ksh ke anak nya untuk keperluan nya

    Namanya udah nikah mah uang bukan untuk keperluan kita aja tapi lbh diutamakan untuk keperluan anak atuh hehehe

    Maaf ya kl sy ga nyambung wkwkwk ngwtik sambil merem hahaha..

  • 30 Desember 2017

    ANITA089 tulis:

    Bukan pengalaman pribadi. Cuma penasaran aja bagaimana reaksi cewek2 kalo hal ini terjadi.

    ternyata klo di quote orang ttp g ad notifnya ya...

    Owalah penasaran...

    Klo dri aq yg cow sih, tu cow mau enaknya aja...

    Nyari pembantu berlabel nikah itu namanya...

    Kasar ya? :)

    30 Desember 2017 diubah oleh WIRANATA681

  • 30 Desember 2017

    Kalo Sist Anita sendiri,  bagaimana tanggapannya bila di-pdkt-in sama cowok dengan syarat sepertini ini?

    ANITA089 tulis:

    Jika seorang cowok yg lg pdkt  menegaskan 2 aturan ini (kamu jangan kerja krn sayalah yg hrs krja dan janganlah kita punya anak krn penghasilanku biasa2 aja/Rp 5 jutaan) kamu sbg cewek mau ga lanjutin pdkt mu sm dia? Dia ingin km di rmh sj mengurus RT, lalu akhir pekan rekreasi berdua dia sj tanpa terganggu baby/anak kecil.

    Catatan: anggaplah cowok ini memang msh menanggung 1 anak remaja dari almarhum/mantan istrinya. Anak ini ikut kakek neneknya di kampung, krn biaya hdp dan sekolahnya di kmpung lbh murah.

    Cowok2 jg blh ksh saran.

  • 30 Desember 2017

    MARINA562 tulis:

    2. Dia tdk mau ada anak kecil, wah perasaan yg menanggung plg berat dr adanya anak kecil itu perempuan deh,kan dia yg mengandung dan melahirkan...aneh ini cowo...

    Dia bilang yg intinya pd usianya 45an dia malu punya anak lg. Takut dikira gendong cucu dan katanya masa anak dia udh SMP dia punya anak lagi. Lgpl,  katanya di usianya yg mendekati 50 th itu sih klo bs dia ingin menikmati hari tuanya berdua istri. Klo ada anak kecil kan katanya istri ga bs fokus ke suami.

  • 30 Desember 2017

    OCHA999 tulis:

    Kl sy mah seneng2 aja sih jd ibu rmh tangga hahahaha tp ibu rumah tangga yg mandiri

    Kl sy sih tetep trm masa iya hanya karna syarat itu trus bubar

    Jaman skrg mah buat dapetin pendamping yg bertanggung jawab ga gampang

    Itu pertanyaan yg mau pergi berdua aja tanpa terganggu baby ya mungkin memang si pasangan mau berduaan kali bukan berarti ga mau punya baby kan?

    Kl ga mau punya baby krn penghasilan mah gmn ya bingung jg jwb nya wkwkwkw

    Kl dapet suami yg duda punya anak ya bersyukur lah karna Tuhan mempercayakan kita ngurusin anak org

    Lagian kl mau sama bapak nya ya harus trm anak nya lah

    Kalo sy sih mau nya anaknya ikut tinggal bareng walaupun bukan darah daging tp kan dah jadi sama bapak nya ya berarti udah anak sah atuh

    Ya kan kl dah menikah suami ksh uang bulanan kl ada sisa di simpan buat bantu kirim untuk ksh ke anak nya untuk keperluan nya

    Namanya udah nikah mah uang bukan untuk keperluan kita aja tapi lbh diutamakan untuk keperluan anak atuh hehehe

    Maaf ya kl sy ga nyambung wkwkwk ngwtik sambil merem hahaha..

    Jadi intinya gmn ya?:-)

  • 30 Desember 2017

    WIRANATA681 tulis:

    ternyata klo di quote orang ttp g ad notifnya ya...

    Owalah penasaran...

    Klo dri aq yg cow sih, tu cow mau enaknya aja...

    Nyari pembantu berlabel nikah itu namanya...

    Kasar ya? :)

    Engga kasar kok. :-) Sbnrnya sih tu cowok  jadi banting tulang. Buat dia malah kurang enak krn beban keuangan 100% dia yg nanggung. Nyari pbt berlabel nikah? hhmmm....bs ya, bs ga jg sih. Kesan yg kudapat dia ingin tunjukkan ke orgtua wanita bhw dia pria bertanggungjwab yg engga mau nyuruh istri kerja."Masa aku nglamar cewek ke orgtuanya trus aku suruh cewek itu bantu nafkahin dirinya sendiri? Lbh mulia aku minta tu cewek di rmh aja dong tuk masak dll. Kebutuhan tu cewek, smuanya aku yg tanggung. itu baru laki2." Gt katanya.

1 – 25 dari 43    Ke halaman:  1  2  Selanjutnya Kirim tanggapan